REVIEW & IKLAN. HUB: 085740577460. SALAM SUKSESS !!

Pembibitan, Menanam, Merawat, dan Panen, Sama Halnya Berbisnis


Apa ketertarikan para pembaca dari sebuah lingkup ranah bisnis? apakah ingin laba besar, apakah ingin punya kebanggaan tersendiri lewat usaha yang dikelola sendiri, atau mungkin ingin cepat kaya lewat jalan berbisnis? ya, apapun alasannya, tujuan dari berbisnis adaah upaya untuk mencari untung sebanyak-banyaknya lewat badan atau bidang usaha yang dikelola.

Sering orang bertanya, apa bisnis yang cocok untuk saya? jawabannya mungkin akan menjadi sulit, bagi yang paradigmanya mengenai peluang di sekitar agak sempit, namun jawaban akan sangat mudah, bila seseorang bisa mengartikan bahwa sumber uang bisa di dapat dari mana saja, tak terkecuali dari lingkungan terdekat.

Akan tetapi perlu diketahui oleh kita semua, terutama bagi yang berminat untuk terjun ke ranah bisnis, bahwasannya bisnis itu bagaikan menanam pohon atau buah yang memiliki nilai jual di kemudian hari. Bukan bermaksud terlalu puitis, namun sadarilah bahwa sebuah proses itu menjadi amat penting untuk kita ketahui tatkala kita terlalu asyik berfikir dan berhayal tentang mencari untung semata.

Pembibitan
Untuk mendapatkan hasil panen yang bagus, tentu seorang petani buah, sayur maupun petani bunga, akan memprioritaskan bibit unggulan untuk ditanam, agar hasil panen bisa sesuai yang diharapkan. Pada dunia bisnis saya ibaratkan bibit itu seperti pelaku bisnis sendiri.

Bila bibit tanaman diilih yang unggul, maka pelaku bisnis juga sama halnya, yakni harus pula unggul dalam hal kompetensi mengenai bidang bisnis yang digeluti. Namun hal yang demikian sering dipatahkan dengan filosofi bahwa “uang yang bicara”. Dimana pelaku bisnis bisa membayar orang profesional di bidangnya untuk menjalankan modal yang dimilikinya.

Namun bagaimana dengan kita yang minim modal, ya tentunya perlu untuk sangat kompeten di sebuah bidang, dalam artian penguasaan hal-hal dasar mengenai bisnis yang digeluti. Agar kwalitas berfikit serta sikap kita menjadi seperti, ya itu tadi bibit unggul.

Menanam
Bila bibit adalah cikal bakal tanaman, maka harus ada aktifitas menanam bibit guna menuai hasilnya di kemudian hari. Dalam ranah bisnis nyata, saya umpamakan menanam bagaikan membuka usaha. Membuka usaha tentu butuh mental pelaku usaha yang cukup kompeten di bidangnya.

Membuka usaha sebenarnya tidak bertele-tele teorinya, hanya saja butuh mental berani, siap gagal, serta mampu berkomunikasi dengan baik kepada rekanan maupun konsumen. Hal dasar dalam membuka usaha seperti, pengelolaan keuangan, total penggunaan modal, target modal kembali, dan membina karyawan, tentunya bagian paling sederhana yang harus dikuasai.

Merawat
Tanaman tentu perlu perawatan khusus agar pertumbuhan maupun hasil buahnya bisa bagus. Penanggulangan hama, penyiraman, pemupukan serta perawatan lainnya pun diperlukan guna hasil panen yang erbaik. Dalam sebuah usaha nyata, yang kita bangun adalah usaha yang solid guna mencapai usaha yang untung dan langgeng.

Perawatan penting seperti jalinan keakraban dengan konsumen, strategi layanan yang tidak membosankan, strategi promosi, manajemen harga yang bersahabat hingga merencanakan untuk melebarkan sayap, tentu menjadi point penting sebagai penunjang atas kelangsungan sebuah usaha.

Panen
Hasil akhir dari hasil panen adalah sesuatu yang kita tanam di awal, jadi kesimpulannya adalah, kita sebagai pelaku bisnis, maka bentuklah bibit terunggul, tanamlah di lahan yang subur, rawatlah dengan sebaik-baiknya, lalu nikmati hasil panen atas apa yang kita tanam tadi.

Itulah tadi ilustrasi dalam bisnis nyata, semoga cukup menginspirasi kita semua. Amin.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *